Blog biasa dari orang biasa

9.23.2010


Lagi iseng browse package database-nya Zenwalk, saya nemu aplikasi yang keren dan sangat berguna. Namanya Klavaro. Ini aplikasi yang cocok buat anda (dan saya) yang cuma bisa ngetik 11 jari (10 jari tangan tambah 1 jari kaki kali ya... :D ), tapi pengen bisa ngetik 10 jari.

Ya, Klavaro adalah software untuk Typing Tutor, untuk belajar mengetik 10 jari secara cepat dan tepat. Dibuat oleh Felipe Castro dan Petr Machata, dengan lisensi GNU GPL v3. Mendukung beberapa layout Keyboard dan beberapa bahasa. Sayangnya belum ada bahasa Indonesia :(


Di menu utamanya, kita bisa menemukan 5 menu, mulai dari Introduction sampai Fluidity. Menu-menu ini akan mengajari kita secara bertahap dari basic sampai mahir. Menu introduction akan mengenalkan kita yang pemula bagaimana cara memencet tombol keyboard, jari mana yang digunakan untuk memencet suatu tombol. Kemudian ada 5 step untuk mulai melatih satu per satu jari kita.


Mulai menu Basic course, kita diberi semacam game. Diawali dengan yang sederhana, cuma mencet F, J dan spasi yang diulang-ulang secara random. Buat saya, cuma mencet 3 tombol itu aja rasanya susah tanpa melakukan kesalahan.. :D Sampai menu terakhir, Fluidity, kita ditantang mengetikkan teks yang kompleks beberapa paragraf. Ada progress report-nya juga untuk mengetahui perkembangan kemampuan mengetik kita.

Anda yang memakai Zenwalk, bisa download di sini. Jangan lupa dicek dependensi-nya. Yang lain cari di repo masing-masing distro ya.. Atau bisa cari paket atau source code-nya di klavaro.sourceforge.net/. Buat windows dan MacOSX juga ada. Nanti kalau sudah pinter ngetik 'kan bisa buka usaha pengetikan.. v^^
Salam


Lagi iseng browse package database-nya Zenwalk, saya nemu aplikasi yang keren dan sangat berguna. Namanya Klavaro. Ini aplikasi yang cocok buat anda (dan saya) yang cuma bisa ngetik 11 jari (10 jari tangan tambah 1 jari kaki kali ya... :D ), tapi pengen bisa ngetik 10 jari.

Ya, Klavaro adalah software untuk Typing Tutor, untuk belajar mengetik 10 jari secara cepat dan tepat. Dibuat oleh Felipe Castro dan Petr Machata, dengan lisensi GNU GPL v3. Mendukung beberapa layout Keyboard dan beberapa bahasa. Sayangnya belum ada bahasa Indonesia :(


Di menu utamanya, kita bisa menemukan 5 menu, mulai dari Introduction sampai Fluidity. Menu-menu ini akan mengajari kita secara bertahap dari basic sampai mahir. Menu introduction akan mengenalkan kita yang pemula bagaimana cara memencet tombol keyboard, jari mana yang digunakan untuk memencet suatu tombol. Kemudian ada 5 step untuk mulai melatih satu per satu jari kita.


Mulai menu Basic course, kita diberi semacam game. Diawali dengan yang sederhana, cuma mencet F, J dan spasi yang diulang-ulang secara random. Buat saya, cuma mencet 3 tombol itu aja rasanya susah tanpa melakukan kesalahan.. :D Sampai menu terakhir, Fluidity, kita ditantang mengetikkan teks yang kompleks beberapa paragraf. Ada progress report-nya juga untuk mengetahui perkembangan kemampuan mengetik kita.

Anda yang memakai Zenwalk, bisa download di sini. Jangan lupa dicek dependensi-nya. Yang lain cari di repo masing-masing distro ya.. Atau bisa cari paket atau source code-nya di klavaro.sourceforge.net/. Buat windows dan MacOSX juga ada. Nanti kalau sudah pinter ngetik 'kan bisa buka usaha pengetikan.. v^^
Salam

9.03.2010

Ceritanya saya pengen mencoba Zenwalk Gnome yang baru saya download beberapa hari kemarin. Tapi saya males burning CD, eman-eman CD blank-nya... Mau bikin usb bootable,, wong komputer saya gak bisa boot dari usb... Kemudian saya teringat dengan tutorial yang pernah saya baca di Kaskus, booting iso live CD di HDD via GRUB2. Saya coba-coba sesuaikan dengan LILO. Dan hasilnya, capek... :D

Karena gagal, saya putuskan untuk mencari tutorial yang lain, yang menggunakan LILO. Beberapa artikel saya dapatkan. Kesimpulan saya, butuh satu partisi harddisk lagi untuk bisa mengikuti tutorial-tutorial tersebut. Padahal kapasitas HDD saya terbatas. Tapi nggak pa-pa, yang penting dapet ilmunya.

Akhirnya saya putuskan untuk install dari flashdisk. Bagaimana caranya?

Kita bisa memanfaatkan CD instalasi Zenwalk yang lama. Sebenarnya cara ini cuma memanfaatkan menu instalasinya saja. Saya masih punya versi 6.0, 6.2, dan yang terbaru, 6.4. Terserah mau pakai yang mana, Slackware juga bisa.

Berarti yang kita perlukan untuk memulai cara ini adalah file ISO Zenwalk Gnome di flashdisk (atau bisa juga di harddisk), dan CD instalasi Zenwalk yang lama.

Pertama, boot CD Zenwalk yang kita punya. Setelah masuk menu instalasi, pilih Exit. Lho kok exit..? Udah deh,, ikut aja... Setelah exit, kita masuk mode CLI.

Bikin mountpoint untuk flashdisk (atau HDD) dan mountpoint untuk ISO image (yang ini jangan di /mnt). Misalnya kita bikin /fdd untuk flashdisk dan /iso untuk ISO

# mkdir /fdd
# mkdir /iso


Kemudian mount flashdisk ke /fdd. Flashdisk saya terdeteksi sebagai /dev/sdc, kalo anda nyoba tutorial ini, jangan lupa disesuaikan. Rumusnya mount -t [tipe filesystem] /dev/sdx [mountpoint]

# mount -t vfat /dev/sdc /fdd


O iya, kalo anda nyoba dari HDD, jangan pake NTFS. Nggak bisa dimuat. Pake FAT atau ext aja.

Sekarang mount file ISO-nya ke /iso

# mount -o loop /fdd/zenwalk-gnome-6.4.iso /iso -t iso9660


Sekarang kita kembali ke menu instalasinya

# setup


Kemudian kita lakukan langkah-langkah instalasi yang dibutuhkan seperti biasa, sampai pada step memilih install from CD atau Pre-mounted directory. Pilih pre-mounted directory, kemudian isikan mountpoint file ISO tadi (dalam kasus ini: /iso).

Kalo instalasi berjalan, berarti kita sudah berhasil. Berhasil... Berhasil... :-P

Bagaimana kalo nggak punya CDROM, atau nggak punya CD Zenwalk/ Slackware-family lainnya..? Kita bisa manfaatkan LILO atau grub. Syaratnya kita sudah punya OS Linux terinstall. Prinsipnya, siapkan satu partisi, mount file ISO, kopi isi file ISO (yang sudah di-mount) ke partisi tersebut (isinya lho ya,, bukan ISO-nya), kemudian edit lilo.conf biar bisa nge-load partisi itu. Kira kira ditambah seperti ini

image = /kernel/bzImage
root = /dev/sdx
label = Zenwalk
initrd = /isolinux/initrd.img
read-only


Biar lebih shohih dan jelas, tanya sama ustadz Google aja ya. Soalnya saya juga belum coba.

Semoga bermanfaat...

Ceritanya saya pengen mencoba Zenwalk Gnome yang baru saya download beberapa hari kemarin. Tapi saya males burning CD, eman-eman CD blank-nya... Mau bikin usb bootable,, wong komputer saya gak bisa boot dari usb... Kemudian saya teringat dengan tutorial yang pernah saya baca di Kaskus, booting iso live CD di HDD via GRUB2. Saya coba-coba sesuaikan dengan LILO. Dan hasilnya, capek... :D

Karena gagal, saya putuskan untuk mencari tutorial yang lain, yang menggunakan LILO. Beberapa artikel saya dapatkan. Kesimpulan saya, butuh satu partisi harddisk lagi untuk bisa mengikuti tutorial-tutorial tersebut. Padahal kapasitas HDD saya terbatas. Tapi nggak pa-pa, yang penting dapet ilmunya.

Akhirnya saya putuskan untuk install dari flashdisk. Bagaimana caranya?

Kita bisa memanfaatkan CD instalasi Zenwalk yang lama. Sebenarnya cara ini cuma memanfaatkan menu instalasinya saja. Saya masih punya versi 6.0, 6.2, dan yang terbaru, 6.4. Terserah mau pakai yang mana, Slackware juga bisa.

Berarti yang kita perlukan untuk memulai cara ini adalah file ISO Zenwalk Gnome di flashdisk (atau bisa juga di harddisk), dan CD instalasi Zenwalk yang lama.

Pertama, boot CD Zenwalk yang kita punya. Setelah masuk menu instalasi, pilih Exit. Lho kok exit..? Udah deh,, ikut aja... Setelah exit, kita masuk mode CLI.

Bikin mountpoint untuk flashdisk (atau HDD) dan mountpoint untuk ISO image (yang ini jangan di /mnt). Misalnya kita bikin /fdd untuk flashdisk dan /iso untuk ISO

# mkdir /fdd
# mkdir /iso


Kemudian mount flashdisk ke /fdd. Flashdisk saya terdeteksi sebagai /dev/sdc, kalo anda nyoba tutorial ini, jangan lupa disesuaikan. Rumusnya mount -t [tipe filesystem] /dev/sdx [mountpoint]

# mount -t vfat /dev/sdc /fdd


O iya, kalo anda nyoba dari HDD, jangan pake NTFS. Nggak bisa dimuat. Pake FAT atau ext aja.

Sekarang mount file ISO-nya ke /iso

# mount -o loop /fdd/zenwalk-gnome-6.4.iso /iso -t iso9660


Sekarang kita kembali ke menu instalasinya

# setup


Kemudian kita lakukan langkah-langkah instalasi yang dibutuhkan seperti biasa, sampai pada step memilih install from CD atau Pre-mounted directory. Pilih pre-mounted directory, kemudian isikan mountpoint file ISO tadi (dalam kasus ini: /iso).

Kalo instalasi berjalan, berarti kita sudah berhasil. Berhasil... Berhasil... :-P

Bagaimana kalo nggak punya CDROM, atau nggak punya CD Zenwalk/ Slackware-family lainnya..? Kita bisa manfaatkan LILO atau grub. Syaratnya kita sudah punya OS Linux terinstall. Prinsipnya, siapkan satu partisi, mount file ISO, kopi isi file ISO (yang sudah di-mount) ke partisi tersebut (isinya lho ya,, bukan ISO-nya), kemudian edit lilo.conf biar bisa nge-load partisi itu. Kira kira ditambah seperti ini

image = /kernel/bzImage
root = /dev/sdx
label = Zenwalk
initrd = /isolinux/initrd.img
read-only


Biar lebih shohih dan jelas, tanya sama ustadz Google aja ya. Soalnya saya juga belum coba.

Semoga bermanfaat...

8.19.2010


Zekr merupakan software Al-Quran digital. Font Quran-nya bagus dan jelas terbaca. Jadi cukup nyaman kalo mau tilawah. Ada terjemah bahasa Indonesia-nya pula. Sayangnya tidak sekalian menyertakan tafsir. Mungkin karena terlalu banyak referensi kali ya...

Zekr juga bisa 'membacakan' Al-Quran untuk kita, dengan memakai recitation baik online maupun offline. Kalo online, jelas butuh koneksi internet yang bagus (kalo pengen lancar...). Kita juga bisa download recitation (dalam bentuk mp3) supaya bisa 'dibacakan' secara offline.


Zekr ini aplikasi crossplatform, tersedia versi Linux/Unix, Windows, dan Mac. Kita bisa mendapatkannya secara gratis dengan mengunjungi website-nya. Atau kalo pake linux, bisa dicari di repositori masing-masing distro (siapa tahu ada...). Kalo anda memakai Zenwalk, silakan cari di repo, pasti gak ketemu...! :D




Untuk menginstall Zekr di Zenwalk, kita butuh source-nya Zekr, Java Runtime Environment (JRE), dan Xulrunner. O iya, Zekr butuh JRE meskipun di windows atau Mac. JRE di Zenwalk 6.4 secara default belum tersedia. Kalo ini cari aja di repo. Xulrunner bisa didownload di sini. Mestinya kita bisa pake firefox, thunderbird, atau seamonkey ketimbang download xulrunner. Zenwalk pake Icecat (sebelumnya pake Iceweasel), bukan firefox, tapi kayanya kok sama aja. Tapi saya sering gagal kalo nggak pake xulrunner.

Oke, berikut ini yang perlu kita lakukan

Pertama, install Xulrunner. Ekstrak source Xulrunner, terserah mau di mana. Rekomendasinya mozilla (seperti biasa) di /opt. Kemudian masuk ke direktori xulrunner, dan ketik xulrunner --register-global (untuk semua user, harus root) atau xulrunner --register-user (untuk satu user saja).

Kedua, ekstrak Zekr. Kalo saya, sekalian di /opt. Kemudian edit file zekr.sh pake text editor. Ganti yang ini

export MOZILLA_FIVE_HOME=/usr/lib/firefox

menjadi

export MOZILLA_FIVE_HOME=/opt/xulrunner

(ganti /opt sesuai path tempat anda mengekstrak Xulrunner)

dan yang ini

JAVA_CMD=java

jadi

JAVA_CMD=/usr/lib/java/bin/java

Diantara dua itu, dari if sampai fi, dihapus aja.

Kemudian coba jalankan. Bismillahirrahmanirrahiim.... Di terminal, tulis ./zekr.sh Kalo lancar, tinggal kita buat desktop shortcutnya. Kalo error, coba cari referensi lain ya... v^^


Zekr merupakan software Al-Quran digital. Font Quran-nya bagus dan jelas terbaca. Jadi cukup nyaman kalo mau tilawah. Ada terjemah bahasa Indonesia-nya pula. Sayangnya tidak sekalian menyertakan tafsir. Mungkin karena terlalu banyak referensi kali ya...

Zekr juga bisa 'membacakan' Al-Quran untuk kita, dengan memakai recitation baik online maupun offline. Kalo online, jelas butuh koneksi internet yang bagus (kalo pengen lancar...). Kita juga bisa download recitation (dalam bentuk mp3) supaya bisa 'dibacakan' secara offline.


Zekr ini aplikasi crossplatform, tersedia versi Linux/Unix, Windows, dan Mac. Kita bisa mendapatkannya secara gratis dengan mengunjungi website-nya. Atau kalo pake linux, bisa dicari di repositori masing-masing distro (siapa tahu ada...). Kalo anda memakai Zenwalk, silakan cari di repo, pasti gak ketemu...! :D




Untuk menginstall Zekr di Zenwalk, kita butuh source-nya Zekr, Java Runtime Environment (JRE), dan Xulrunner. O iya, Zekr butuh JRE meskipun di windows atau Mac. JRE di Zenwalk 6.4 secara default belum tersedia. Kalo ini cari aja di repo. Xulrunner bisa didownload di sini. Mestinya kita bisa pake firefox, thunderbird, atau seamonkey ketimbang download xulrunner. Zenwalk pake Icecat (sebelumnya pake Iceweasel), bukan firefox, tapi kayanya kok sama aja. Tapi saya sering gagal kalo nggak pake xulrunner.

Oke, berikut ini yang perlu kita lakukan

Pertama, install Xulrunner. Ekstrak source Xulrunner, terserah mau di mana. Rekomendasinya mozilla (seperti biasa) di /opt. Kemudian masuk ke direktori xulrunner, dan ketik xulrunner --register-global (untuk semua user, harus root) atau xulrunner --register-user (untuk satu user saja).

Kedua, ekstrak Zekr. Kalo saya, sekalian di /opt. Kemudian edit file zekr.sh pake text editor. Ganti yang ini

export MOZILLA_FIVE_HOME=/usr/lib/firefox

menjadi

export MOZILLA_FIVE_HOME=/opt/xulrunner

(ganti /opt sesuai path tempat anda mengekstrak Xulrunner)

dan yang ini

JAVA_CMD=java

jadi

JAVA_CMD=/usr/lib/java/bin/java

Diantara dua itu, dari if sampai fi, dihapus aja.

Kemudian coba jalankan. Bismillahirrahmanirrahiim.... Di terminal, tulis ./zekr.sh Kalo lancar, tinggal kita buat desktop shortcutnya. Kalo error, coba cari referensi lain ya... v^^

7.19.2010


Serious Samurize atau singkatnya Samurize adalah salah satu software monitoring yang free. Fungsinya untuk menampilkan informasi system yang sedang bekerja pada komputer kita secara realtime dalam bentuk grafis di desktop kita. Kita bisa melihat aktivitas CPU load, RAM yang dipakai, kapasitas HDD, dan masih banyak lagi.

Software semacam ini yang cukup populer adalah Rainmeter. Cuma, di komputer saya, Rainmeter berat..! Di Linux, Samurize mirip dengan Conky.

Aplikasi ini relatif ringan untuk komputer saya. Samurize cuma menggunakan 5-6 MB memory RAM. Tergantung yang ditampilkan juga sih...

Yang saya suka dari Samurize adalah Config tool. Kita bisa membuat sendiri tema atau istilahnya config yang mau ditampilkan di desktop kita dengan mudah. Config toolini sifatnya WYSIWYG (what you see is what you get). Jadi saya gak perlu pusing dengan kode-kode yang tidak saya pahami.

Dengan sedikit kretivitas, kita bisa membuat desktop komputer kita lebih menarik. Contohnya seperti punya saya ini

Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic

Yang tertarik dengan software ini bisa mendownloadnya di sini. Bagaimana caranya membuat config? Silakan dipelajari sendiri ya... Gampang kok. Atau main ke sini aja :D


Serious Samurize atau singkatnya Samurize adalah salah satu software monitoring yang free. Fungsinya untuk menampilkan informasi system yang sedang bekerja pada komputer kita secara realtime dalam bentuk grafis di desktop kita. Kita bisa melihat aktivitas CPU load, RAM yang dipakai, kapasitas HDD, dan masih banyak lagi.

Software semacam ini yang cukup populer adalah Rainmeter. Cuma, di komputer saya, Rainmeter berat..! Di Linux, Samurize mirip dengan Conky.

Aplikasi ini relatif ringan untuk komputer saya. Samurize cuma menggunakan 5-6 MB memory RAM. Tergantung yang ditampilkan juga sih...

Yang saya suka dari Samurize adalah Config tool. Kita bisa membuat sendiri tema atau istilahnya config yang mau ditampilkan di desktop kita dengan mudah. Config toolini sifatnya WYSIWYG (what you see is what you get). Jadi saya gak perlu pusing dengan kode-kode yang tidak saya pahami.

Dengan sedikit kretivitas, kita bisa membuat desktop komputer kita lebih menarik. Contohnya seperti punya saya ini

Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic

Yang tertarik dengan software ini bisa mendownloadnya di sini. Bagaimana caranya membuat config? Silakan dipelajari sendiri ya... Gampang kok. Atau main ke sini aja :D

7.16.2010



Alhamdulillah... Saya punya keponakan baru... Kembar! Ini putra pertama (dan kedua) Mbak Husna, kakak saya yang sulung. Lahir tanggal 17 Juni 2010, dan diberi nama Alfan + Alfin Mudrika Najwan. Entah apa arti nama itu... :D



Alhamdulillah... Saya punya keponakan baru... Kembar! Ini putra pertama (dan kedua) Mbak Husna, kakak saya yang sulung. Lahir tanggal 17 Juni 2010, dan diberi nama Alfan + Alfin Mudrika Najwan. Entah apa arti nama itu... :D

7.01.2010

Adobe Image Ready mungkin jadi pilihan paling populer untuk bikin animasi .GIF. Nah, bagaimana dengan pengguna Freeware? Pemakai Linux?
Kita bisa pake GIMP (GNU Image Manipulation Program). Yup... Software open source padanan Photoshop ini bisa bikin animasi GIF. Emmm... tulisan ini pernah saya tulis di thread sebuah forum terbesar di Indonesia (kalo ada yang pernah baca, gak usah protes ye...). Ada 2 alternatif yang bisa kita gunakan
a. Dengan plug-in GAP (Gimp Animation Package)
b. Tanpa plug-in
Plugin GAP merupakan plugin tambahan buat GIMP untuk membuat animasi GIF yang lebih advance. Menurut saya cukup rumit membuat animasi dengan plugin ini, apalagi untuk pemula.
Membuat animasi GIF tanpa plugin pun bisa. Konsepnya sederhana, buat 2 layer atau lebih, kemudian simpan dengan ekstensi *.gif sebagai animasi (nanti ada pilihan Save as Animation). Atau kita manfaatkan Script-Fu yang ada di menu Filter > Animations (GIMP versi 2.6.x)
Berikut ini saya buat tutorial membuat animasi 2 gambar atau lebih tampil bergantian, seperti berikut ini
1. Siapkan gambar yang mau dipasang, foto sendiri, tokoh idola, atau apapun lah... yang penting lebih dari 1 gambar
2. Buat New image (File > New), set ukurannya (kalo mau digunakan jadi avatar maksimal 100x100 px)
3. Buka gambar-gambar yang sudah disiapkan => File > Open as Layers > pilih gambar
4. Sesuaikan ukuran layer dengan ukuran background image (yang kita bikin pertama kali itu lho...) Bisa pake Layer > Scale Layer, atau di-crop, dipotong pake selection tool, dst
5. Setelah menyesuaikan ukuran layer, delete atau sembunyikan background image-nya (sudah gak dibutuhkan)
6. Filters > Animation > Optimize (for GIF) => biar ukuran file-nya lebih kecil (ukuran besarnya file, bukan ukuran gambar). Nanti muncul jendela baru
7. Kalo pengen preview => Filters > Animation > Playback
 
8. Terlalu cepat? Ubah fps-nya. Klik kanan Layer > Edit layer attributes atau klik layer 2 kali, lalu ubah tulisan 100ms menjadi 1000ms (1 detik) atau terserah mau kita
9. Simpan dengan ekstensi *.gif
Pada jendela export file, pilih Save as Animation, klik Export
Akan muncul jendela lagi, dan perhatikan bagian Delay between frames when unspecified
Kalo tadi belum diubah fps-nya, kita bisa set kecepatannya dari situ dan check (contreng) Use delay entered above..dst...
Selamat mencoba...
Kita juga bisa membuat yang seperti ini dengan GIMP

Adobe Image Ready mungkin jadi pilihan paling populer untuk bikin animasi .GIF. Nah, bagaimana dengan pengguna Freeware? Pemakai Linux?
Kita bisa pake GIMP (GNU Image Manipulation Program). Yup... Software open source padanan Photoshop ini bisa bikin animasi GIF. Emmm... tulisan ini pernah saya tulis di thread sebuah forum terbesar di Indonesia (kalo ada yang pernah baca, gak usah protes ye...). Ada 2 alternatif yang bisa kita gunakan
a. Dengan plug-in GAP (Gimp Animation Package)
b. Tanpa plug-in
Plugin GAP merupakan plugin tambahan buat GIMP untuk membuat animasi GIF yang lebih advance. Menurut saya cukup rumit membuat animasi dengan plugin ini, apalagi untuk pemula.
Membuat animasi GIF tanpa plugin pun bisa. Konsepnya sederhana, buat 2 layer atau lebih, kemudian simpan dengan ekstensi *.gif sebagai animasi (nanti ada pilihan Save as Animation). Atau kita manfaatkan Script-Fu yang ada di menu Filter > Animations (GIMP versi 2.6.x)
Berikut ini saya buat tutorial membuat animasi 2 gambar atau lebih tampil bergantian, seperti berikut ini
1. Siapkan gambar yang mau dipasang, foto sendiri, tokoh idola, atau apapun lah... yang penting lebih dari 1 gambar
2. Buat New image (File > New), set ukurannya (kalo mau digunakan jadi avatar maksimal 100x100 px)
3. Buka gambar-gambar yang sudah disiapkan => File > Open as Layers > pilih gambar
4. Sesuaikan ukuran layer dengan ukuran background image (yang kita bikin pertama kali itu lho...) Bisa pake Layer > Scale Layer, atau di-crop, dipotong pake selection tool, dst
5. Setelah menyesuaikan ukuran layer, delete atau sembunyikan background image-nya (sudah gak dibutuhkan)
6. Filters > Animation > Optimize (for GIF) => biar ukuran file-nya lebih kecil (ukuran besarnya file, bukan ukuran gambar). Nanti muncul jendela baru
7. Kalo pengen preview => Filters > Animation > Playback
 
8. Terlalu cepat? Ubah fps-nya. Klik kanan Layer > Edit layer attributes atau klik layer 2 kali, lalu ubah tulisan 100ms menjadi 1000ms (1 detik) atau terserah mau kita
9. Simpan dengan ekstensi *.gif
Pada jendela export file, pilih Save as Animation, klik Export
Akan muncul jendela lagi, dan perhatikan bagian Delay between frames when unspecified
Kalo tadi belum diubah fps-nya, kita bisa set kecepatannya dari situ dan check (contreng) Use delay entered above..dst...
Selamat mencoba...
Kita juga bisa membuat yang seperti ini dengan GIMP